Langsung ke konten utama

9 Cara Memilih Sayuran yang Segar dan Sehat

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

cara-memilih-sayuran-yang-baik-doktersehat

DokterSehat.Com– Tubuh sehat dan bugar merupakan dambaan bagi setiap orang. Untuk memiliki tubuh sehat dan bugar, dibutuhkan usaha yang tidak mudah. Selain menerapkan pola hidup sehat, Anda juga harus pandai cara memilih sayuran yang baik, karena sayuran yang berkualitas sangat bagus untuk kesehatan tubuh Anda, lho!

Bila ingin memiliki tubuh sehat dan bugar, Anda disarankan untuk lebih banyak mengonsumsi jenis-jenis makanan yang mengandung nutrisi dan vitamin yang baik bagi kesehatan tubuh, seperti yang terkandung dalam ayuran.

Cara Memilih Sayuran yang Baik dan Segar

Memilih sayuran yang sehat dan segar sangat penting untuk dilakukan. Tenang, sekarang Anda tidak perlu khawatir, sebab berikut ini adalah beberapa tips memilih sayuran yang baik untuk Anda:

1. Perhatikan warna sayuran

Ketika Anda memilih sayuran, hal pertama yang Anda perhatikan adalah warna dari sayuran tersebut. Cara memilih sayuran yang baik adalah sayuran yang masih memiliki warna cerah atau warna aslinya. Sebab, sayuran yang sudah berubah warna menunjukkan bahwa sayuran tersebut sudah tidak segar lagi. Dan bisa jadi kandungan nutrisi dan vitaminnya sudah berkurang.

Sayuran yang berubah warna di antarannya wortel dan kentang yang memiliki warna hijau di pangkalnya, dan sayuran berdaun hijau yang mulai menguning.

2. Sayuran berdaun tidak layu

Cara mudah untuk mengetahui sayuran yang masih bagus atau tidak dilihat dari warna dan kesegarannya. Sayuran berdaun seperti bayam, kangkung, selada, sawi, yang masih bagus biasanya memiliki tekstur yang mesih keras dan warnanya yang hijau cerah dan segar. Sementara sayuran yang tidak bagus terlihat layu dan berubah warna.

Sayuran yang masih segar biasanya baru dipanen dan tidak melalui perjalanan yang lama.

3. Sayuran yang bebas pestisida

Cara memilih sayuran yang baik ternyata bukan yang mulus dan utuh, lho!

Biasanya di dalam sayuran terdapat ulat kecil yang suka memakan daun-daun sayuran, sehingga menyebabkan daun pada sayuran tidak utuh dan sempurna lagi. Akan tetapi, hal tersebut ternyata sangat baik untuk kesehatan Anda. Sebab, jika daun pada sayuran dimakan ulat, itu menandakan bahwa sayuran bebas dari pestisida. Oleh sebab itu, ketika memilih sayuran, Anda harus memilih sayuran yang memiliki daun tidak utuh, alias bolong-bolong.

Selain itu, ciri sayuran yang disemprot pestisida akan terlihat bercak putih yang mengering pada permukaan daunnya.

4. Sayuran yang belum dibersihkan

Salah satu cara memilih sayuran yang baik dan segar selanjutnya adalah carilah sayuran yang masih berakar dan belum dicuci oleh pedagang sayur. Hal ini dikarenakan sayuran yang masih belum dibersihkan cenderung lebih segar dan tidak mudah layu dan busuk. Selain itu, kandungan air di dalamnya juga masih tetap terjaga dengan baik.

5. Sayuran tidak keriput

Ketika Anda membeli sayuran umbi-umbian seperti bawang, kentang, wortel, ubi, bengkoang, sebaiknya hindari jika sayuran dalam kondisi keriput, lembek, memar, berlubang, bertunas, dan tidak keras.

Cara memilih sayuran yang baik, pilihlah sayuran umbi-umbian yang masih bertekstur keras dan aromanya masih segar. Misal, bawang putih yang segar adalah bawang yang memiliki warna putih dan bersih, tidak bertunas, kulit bawang tidak keriput dan tidak berwarna kekuningan.

6. Tidak lembek dan berbau

Saat memilih sayuran buah seperti tomat, terong, ketimun, paprika, dan sayuran buah lainnya, perhatikan dengan cermat. Bagaimana caranya?

Cara memilih sayuran yang baik cukup memerhatikan kondisinya, bila sayuran buah ini pecah, robek, lembek, berair, berjamur dan berbau, ini tandanya tidak layak untuk Anda kondumsi.

7. Belanja sayur di pasar petani

Cara memilih sayuran yang baik di supermarket jelas layak, tetapi belanja di pasar petani lebih layak dan lebih cerdas secara finansial, karena harganya lebih murah.

Selain itu, belanja sayuran di pasar petani lebih terjamin kesegarannya, karena baru saja di panen dari ladang. Keuntunyan lainnya, sayuran yang Anda dapat secara langsung memiliki waktu pembusukan lebih lama.

8. Belanja sayuran dipagi hari

Cara memilih sayuran yang baik berikutnya butuh perjuangan, kaena Anda harus bangun pagi. Ini biasanya dilakukan oleh penjual sayur demi mendapatkan sayuran yang masih segar.

Selain masih segar, membeli sayuran di pagi hari membuat Anda mudah memilih sayuran yang masih lengkap, alias belum kehabisan. Tentu ini menyenangkan, bukan?

9. Pilihlah sayuran organik

Mengonsumsi sayuran organik tentu menyehatkan, karena bebas dari paparan pestisida yang dapat membahayakan kesehatan Anda. Lantas bagaimana cara memilih sayuran organik?

  • Sayuran organik biasanya bolong-bolong karena bekas gigitan ulat
  • Sayuran organik memiliki warna yang lebih cerah daripada sayuran non-organik
  • Tidak ada bercak putih atau pestisida yang mengnering pada permukaan sayuran
  • Sayuran organik di supermarket biasanya terdapat stiker atau segel organik bersertifikat.
  • Membeli sayuran langsung dari petani atau pasar tradisional, karena Anda bisa bertanya secara langsung tentang kualitas sayuran.

Tips Menyimpan Sayuran yang Benar

Selain cara memilih sayuran yang baik, penting pula bagaimana cara menyimpan sayuran yang baik dan benar seperti berikut ini:

  1. Sebelum disimpan dalam kulkas, bersihkan dan cuci sayuran terlebih dahulu dari akar, tanah, dan daun yang menguning.
  2. Pilih wadah yang tepat untuk sayuran, seperti kertas dan plastik
  3. Jangan menyimpan sayuran dan buah dalam penyimpanan yang sama. Bila dicampur, buah dapat menyebabkan sayuran hijau berubah warna
    kuning selama proses pematangan.
  4. Simpan sayuran segar terpisah dari daging mentah, unggas dan ikan.
  5. Simpan potongan buah dan sayuran dalam kantong plastik tertutup atau
    rutin membersihkan wadah di kulkas.
  6. Simpan sayuran umbi-umbian dan buah-buahan segar yang membutuhkan
    pematangan pada suhu kamar.

Nah, setelah tahu cara memilih sayuran yang baik, tentu Anda bisa membedakan mana sayuran yang masih segar dan yang tidak. Semoga bermanfaat ya, Teman Sehat!



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

banner

Postingan populer dari blog ini

Top 5 Things To Do In London

 A visit to London, as with any other city, can be an experience that lasts a lifetime. As you explore this great city, take some time to explore some of the many things to see and do while there. From museums to parks to monuments, London has something for everyone. 1. Big Ben Big Ben, located at the south end of the Houses of Parliament, is the largest bell in the world. It is named after Benjamin Hall, who commissioned it to be made in 1858. The bell was completed in 1860 and weighs 14 tons. The bell can be heard from all over London, but is especially loud during parliamentary sessions when the bells ring every 15 minutes. The clock face is 12 feet in diameter and can be seen from all over London. 2. London Eye The London Eye is the tallest observation wheel in the world. The wheel is located in the River Thames between Westminster and Canary Wharf and can be seen from many parts of London. When the wheel is fully open, it reaches a height of 553 feet. It takes ab...

How to Get Traffic to Your Website

 The most important aspect of any website is the content. This is what makes it attractive and what will draw in visitors to your site. However, there is no point in having a great looking website if no one can find it! This is why search engine optimization is so important. Search engines like Google, Yahoo, Bing, etc. want to give people the best possible information they can find. So, how do you make sure that your website is found? One of the most popular ways of getting traffic to your site is through article marketing. This involves writing articles about things related to your niche or your product, submitting them to directories such as EzineArticles and Squidoo, and then distributing them throughout the internet. When someone reads an article, they have the option of clicking a link which will take them to your website. In addition, you can also submit your articles to the search engines by using the keywords from the article. The more times your article is ...

Making Homemade Recipe Book

 There is nothing more frustrating to an aspiring chef than to discover that there is no recipe book available on the market with exactly the ingredients and quantities he is looking for. Making up his own recipe is often a tedious process and can be a nightmare to get all the details right when talking about cooking ingredients and quantities. There are a number of reasons for this. The recipes published on the market are usually aimed at a particular type of audience and it is not always easy to figure out what recipes to cook for each type of consumer. Most recipe books focus on a certain style of cooking or have one recipe per section, making it very complex to go out and purchase a recipe book that will serve the entire range of tastes. Many of the popular recipes published today were developed by consultants to make them more marketable and easier to publish and sell. This often means changing the ingredients or preparation order to fit into the monthly sales...